Marc Marquez Merendah dan Sadar Tak Bisa Sombong Jelang MotoGP Argentina 2025

admin
3 Min Read

Pembalap Ducati, Marc Marquez, mengungkapkan adanya perubahan signifikan dalam mentalitasnya menjelang seri MotoGP Argentina 2025. Awal yang menjanjikan dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2025 telah ditunjukkan Marquez pada seri pembuka dua pekan lalu.

Rider yang dijuluki Baby Alien ini tampil dominan bersama tim pabrikan Ducati, berhasil meraih kemenangan di sesi sprint dan balapan utama di GP Thailand. Selain itu, Marquez juga mencatatkan waktu tercepat sebagai pole sitter pada kualifikasi, menambah kesan spektakuler di awal musim ini.

Performa Marquez di seri pembuka sangat kontras dengan rekan setimnya, Francesco Bagnaia, yang mengalami kesulitan dan hanya mampu finis di posisi ketiga pada sesi sprint dan balapan utama. Kini, peluang Marquez untuk meraih kemenangan kembali terbuka lebar saat ia bersiap menghadapi MotoGP Argentina 2025 akhir pekan ini.

Namun, meskipun sukses meraih kemenangan, Marquez mengungkapkan pandangannya yang berbeda tentang arti kemenangan. Bagi Marquez, kemenangan di lintasan kini dianggapnya sebagai anugerah dan momen luar biasa, jauh berbeda dari pandangannya lima tahun lalu ketika kemenangan terasa biasa baginya.

“Lima tahun lalu, sebelum saya mengalami cedera, menang adalah hal yang biasa bagi saya,” ungkap Marquez, seperti dilansir dari Motosan. “Namun, setelah menjalani empat atau lima kali operasi, hari ini saya menilainya sebagai anugerah.”

Cedera parah yang dialaminya saat masih membela Repsol Honda sempat membuat Marquez berpikir untuk pensiun. Namun, ia mengambil langkah berani dengan bergabung ke Gresini Racing untuk menjalani MotoGP 2024, meskipun kontraknya dengan pabrikan Jepang masih tersisa satu musim. Di Gresini Racing, Marquez berhasil menemukan kembali performa terbaiknya, meski menggunakan motor Ducati versi tahun sebelumnya.

Sepanjang 20 seri MotoGP 2024, Marquez berhasil meraih 10 podium, termasuk tiga kemenangan. Keputusan beraninya untuk pindah ke Gresini Racing terbukti tepat, dan kini ia kembali berbicara tentang peluang meraih gelar juara dunia setelah direkrut oleh Ducati.

“Sampai saat itu, saya menjalani balapan yang hebat, dan sekarang saya mendorong diri saya hingga batasnya lagi untuk mencoba membuat peningkatan,” kata Marquez. “Pada musim 2024, saya berhasil melakukan hal tersulit, yaitu kembali dan menang bersama Gresini Racing setelah semua cerita patah tulang itu.”

Tak bisa dipungkiri, pengalaman dan trauma akibat cedera membuat Marquez kini bersikap lebih dewasa. Ia pun merasa lebih tenang menjelang MotoGP Argentina 2025. “Ketika saya berusia dua puluhan, saya siap untuk jatuh beberapa kali hanya untuk bisa melaju secepat mungkin,” ujarnya. “Setelah mengetahui apa artinya cedera, saya menghadapinya dengan tenang. Mengambil risiko di lintasan, yang merupakan pekerjaan saya, kini terasa lebih baik.”

 

Share This Article
Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *